Sabtu, 28 Februari 2009

Jalan Jodoh

Juni 27th, 2008 
Jalan Jodoh 
Posted by maillisti in Uncategorized 

Assalamu’alaikum
wr.wb.


Maukah
kau berbagi denganku selama sisa umur kita?



Ungkapan kesadaran itu
pernah terucap dalam lesanku kepadamu.. Tangis
haru saat kepasrahan untuk keyakinan itu terucap.. Saat aku
benar-benar merasakan suatu gejolak energi yang sangat hebat, hingga
aku tak kuasa bersabar terhadapnya..Jiwa yang dilanda suatu nuansa
indah tak terbayangkan..tak ada analogi untuk itu..Aku yakin aku
tulus waktu itu. Aku bertanggung jawab atas yang kuucapkan itu. Saat
aku merasa aku menemukan jodohku, bagian diriku yang tidak ada selama
ini, melengkapiku, penuhi tugas dalam hidup ini. Mengantarkan amanah
surga..Amanah ibadah yang belum kulakukan..

Walau
mungkin egois, tanpa melihat perasaanmu dan keadaan yang
melingkupimu, namun aku telah menafikkan itu semua pada diriku..
Keterbatasan-keterbatasan yang aku punya hilang saat keyakinan itu
datang. Doa-doa
yang kupanjatkan selama ini seakan dekat, itu yang kurasakan saat
itu…Doa agar dipertemukan dengan jodohku, yang dijanjikanNya dalam
ayat-ayatNya..

Namun, doa yang kita
panjatkan, ALLOH tidak akan memberikan rahasianya sampai Dia
berkehendak kita mengetahuinya. 

Tak pernah menyesal, walau
pun kenyataan tidak berpihak pada harapanku. Aku telah dapat
memasrahkan hatiku, sisa umurku pada seseorang yang aku yakin adalah
sosok yang menyempurnakanku. Itu adalah kamu…

Episode
ketenggelamanku dalam cinta telah kulalui.. Pengorbanan keyakinan
yang telah ada dan pengorbanan rasa yang kupupuk dan kuniati semoga
diberikanNYA ridho, ternyata tidak diberikannya dalam waktu yang aku
inginkan.. larut dalam keterpurukan yang dalam telah kujalani.
Alhamdulillah dengan spirit dan cinta keluarga dan teman-temanku,
bahkan kamu, menjadikan suatu daya tolak yang hebat untuk membentuk
jiwaku..

Episode cinta tlah kulalui,
sekarang adalah episode kesabaran dan keikhlasan yang harus
kujalani..

Cinta
adalah sesuatu yang tidak kita cari, namun adalah anugerah. Untuk
mendapatkan anugerah suci itu membutuhkan kesabaran dan keikhlasan..
Kesabaran dan keikhlasan membutuhkan ilmu. Maka,
dalam episode ini, ilmu tentang kesabaran dan keikhlasan terus
kucari.. Kesabaran akan kenyataan yang kualami, bagaimana
mensikapinya sesuai dengan petunjukNYA. Sedangkan keikhlasan adalah
kepasrahan terhadap segala kehendakNya dan berserah akan dikemanakan
cerita hidup kita setelah usaha-usaha itu kita tempuh.

Kuberusaha
mendapatkan ilmu itu dan mengaplikasikannya dalam hidupku.. Sebagai
perwujudan cinta itu sendiri..
Sekarang pun aku belajar bagaimana mencintai itu.. Mungkin tak
seperti yang orang kebanyakan berbuat, ini adalah caraku
mencintaimu.. belum bisa kutulis, karena memang dalam proses.
Kumohon, jika kau bisa mengerti hal ini. Menghilangkan rasa dengan
sengaja adalah hal yang kufur nikmat menurutku. Rasa yang diberi
harus dijaga, tak peduli kau menginginkannya untuk hilang. Mungkin
kau takut dengan cintaku akan membebanimu dalam meraih cita-citamu.
Sebisa mungkin kujauhkan perkataan dan perbuatan yang akan
membebanimu. Tak mencintai jika ternyata aku membebanimu.. mencintai
adalah membebaskanmu. Setidaknya itu yang ada dalam pikiranku saat
ini..

Aku tidak
akan mematikan hati jika memang ALLOH belum menghendakinya..kumohon
kau memahami prinsip ini..
Jika dia berkehendak maka akan dicabut rasa ini, namun jika tidak,
maka akan dijaganya. Aku pun berusaha menuruti petunjuk-petunjuk yang
mengiringi langkahku..

Aku pun
juga akan maklum jika memang rasa cinta itu tak ada padamu..harapanku
pun aku bersanding dengan seseorang yang mencintaiku dengan tulus dan
terima aku apa adanya. Menerima persembahan rasaku dengan segala
risiko dan akibatnya..Tidak akan memaksa jika kau memang belum diberi
rasa dan keyakinan itu.. dengan prinsip-prinsipmu aku pun mencoba
memahami…

Akhir
tulisan ini,, Sampai detik ini aku
masih mencintaimu, masih ingin dirimu adalah perempuan yang menjadi
jiwa tempatku saling berbagi dan melengkapi…

Maaf jika ada salah ucap,
namun, ini adalah perwujudan hatiku saat ini..

Teruntai doa yang indah
untukmu.. Semoga kebahagiaan ada padamu, dan dapat hadapi berbagai
macam ujian hidup dengan bijak..

Kusibukkan diriku untuk
memperbaiki diriku…


Wassalamu’alaikum wr wb


Jiwa Yang Mencari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar